Outbound Di Malang Jawa Timur


Alas Lali Jiwo, merupakan nama sebuah kawasan http://outbounddimalang.com/  hutan yang paling terkenal di Gunung Arjuno. Hutan ini merupakan tempat angker yang banyak menelan korban pendaki. Sesuai namanya, banyak pendaki dikabarkan hilang di kawasan hutan angker ini karena tersesat. Namun kepercayaan setempat menyebutkan bahwa pendaki yang hilang di Alas Lali Jiwo ini hanyalah mereka yang memiliki niat buruk saat mendaki Gunung Arjuno.

Selain Alas Lali Jiwo, masih banyak kawasan lain yang  merupakan tempat angker di http://outbounddimalang.com/ Gunung Arjuno. Salah satu contohnya adalah pasar setan yang bernama Pasar Dieng. Mitos yang ada menyebutkan bahwa pasar setan ini berlokasi di padang sabana yang dimiliki oleh Gunung Arjuno. Keramaian yang menjadi dimulainya kegiatan di pasar setan ini kerap kali terdengar di padang sabana ini pada sore hari, dimana malam mulai menjelang. Banyak pendaki dinyatakan hilang bahkan meninggal setelah “tertarik” dalam pasar setan ini.

Di Gunung Arjuno, Anda juga akan menjumpai banyak petilasan peninggalan jaman Kerajaan Singosari dan Majapahit di sepanjang jalur pendakian. Dijamannya, banyak dari petapa disana yang moksa, hidup diantara dua dunia. Karenanya, situs petilasan itu disebut sebagai tempat keramat. Warga meyakini, hingga masa sekarang petilasan keramat Gunung Arjuno dihuni oleh para petapa yang telah moksa.

Terakhir adalah peristiwa mistis Ngunduh Mantu yang konon merupakan ritual gaib para penunggu Gunung Arjuno. Tanda berlangsungnya prosesi Ngunduh Mantu ini adalah terdengarnya suara yang menyerupai suara gamelan atau gending Jawa selayaknya yang sering kita dengar dalam pernikahan adat Jawa. Mitosnya, lebih baik mengurungkan atau menghentikan pendakian kala mendengar suara Ngunduh Mantu. Bila nekat melanjutkan pendakian, kemungkinan besar pendaki akan tersesat.

Kalau akan mendaki ke Gunung Arjuno yang ada di Kota Malang, pastikan menyiapkan mental karena nantinya Anda akan bertemu dengan alas yang terkenal keangkerannya yaitu Alas Lali Jiwo. Jika diartikan, hutan angker di Gunung Arjuno berarti “Hutan Lupa Diri”. Mendengar namanya saja, kita sudah dibuat merinding.

Menurut cerita dari pendaki yang pernah ke sana, suasana mistis di Alas Lali Jiwo memang terasa sangat kuat. Konon di tempat angker itu memang dihuni oleh para bangsa jin yang gemar menggoda pendaki saat melintas di sana. Oleh karena itu, sangat tidak dianjurkan Anda memiliki sikap yang sombong atau berperilaku tidak baik di sana.

Kesalahan yang rata-rata dibuat oleh para pendaki adalah rasa angkuh karena bisa mendaki gunung berulang kali. Lalu mereka mencoba rute lain yang akhirnya berujung pada salah jalan dan tersesat. Jadi, meski Anda http://outbounddimalang.com/ beberapa kali mendaki Gunung Arjuna, jangan sampai timbul perasaan sombong saat kembali mendaki ke sana.

Jika ada seseorang yang memiliki niat jahat, maka saat berada di Alas Lali Jiwo ini jangan terkejut jika tiba-tiba saja ia lupa diri dan akhirnya tersesat. Ada juga cerita dari masyarakat setempat di mana beberapa pendaki yang tiba-tiba saja menghilang ketika mendengar suara gamelan. Konon, menghilangnya pendaki tersebut karena “dibawa lari” oleh bangsa jin untuk dikawinkan dengan penghuni Gunung Arjuno.

Oleh karena itu, sebelum mendaki ke Gunung Arjuno dan melewati Alas Lali Jiwo, ada baiknya Anda tidak memakai pakaian dominan merah, berada dalam rombongan berjumlah ganjil, bersikap sombong, atau merusak situs-situs peninggalan kerajaan Majapahit yang ada di sana.